Siang yang membosankan sekaligus
melelahkan. Setidaknya hal itu yang saya rasakan di penghujung tahun 2012 ini. Kebosanan
yang mungkin disebabkan karena semakin besarnya tekanan di penghujung tahun
atau mungkin hanya tekanan akibat kelelahan rutin yang menumpuk. Hal yang sangat
dipengaruhi oleh persepsi. Saya yakin bahwa banyak orang yang mempersepsikan bahwa
akhir tahun adalah saat untuk melepaskan diri dari persepsi kelelahan dan saat
untuk mengharap aktivitas yang fresh
dapat dilakukan di awal tahun nanti.
Kepenatan yang dirasakan setiap orang
pun bervariasi. Sebagian merasakan penat karena frekuensi kerja yang cenderung meninggi
dan sebagian lain penat justru karena merasakan bahwa keberadannya di tempat
kerja kurang dianggap. Dengan kata lain, kapasitas yang dimiliki tidak
diberdayakan secara optimal di dalam organisasi atau tempat kerja.
Beberapa waktu yang lalu kebetulan
saya ngobrol dalam suasana yang santai dengan teman saya. Teman saya ini
sedikit mengeluhkan dengan kondisi kerjanya.
“Saya itu pusing bukan karena banyak
kerjaan”, katanya.
“Justru karena bos saya tidak
menganggap saya itu bisa”, lanjutnya.